PS TIRA Datangkan Tujuh Pemain Baru Untuk Putaran Kedua

Miftahudin mengungkapkan ada sekitar delapan-sembilan pemain yang akan dicoret pada putaran pertama. PS TIRA sudah memastikan bakal mendatangkan pemain baru pada putaran kedua nanti. Artinya, bakal ada pemain yang masuk skuat saat ini bakal tercoret. Hal itu diungkapkan pelatih karteker PS TIRA, Miftahudin Mukson. “Yang dievaluasi (dicoret) sekitar delapan-sembilan pemain pada putaran pertama ini,” kata Miftahudin. Lebih lanjut, pria yang juga anggota TNI itu membeberkan bakal ada tujuh pemain baru yang bakal didatangkan. Itu berdasarkan hasil rekomendasi dari tim pelatih The Young Warriors.

Read More

Cesc Fabregas: Harry Kane Siap Gabung “Klub Besar”

Fabregas menyebut bisa jadi Kane adalah striker terbaik di Liga Primer Inggris. Gelandang Chelsea Cesc Fabregas menyatakan, striker Tottenham Hotspur Harry Kane siap bergabung ke sebuah “klub besar.” Harry menghiasi pemberitaan baru-baru ini setelah ia mencetak hat-trick ketika tim nasional Inggris menggasak Panama dengan skor 6-1 di pertandingan kedua Grup G Piala Dunia 2018, Minggu (24/6) malam WIB. Kane sempat dikait-kaitkan dengan kepindahan ke Real Madrid, namun pemain berusia 24 tahun itu meneken sebuah kontrak baru dengan The Lilywhites, yang berlaku hingga 2024.

Read More

Gomes De Oliviera Diyakini Bisa Angkat Performa Madura United

Bayu menyatakan sebagian besar penggawa Madura United memahami karakter Gomes. Penggawa Madura United menyambut gembira kehadiran Gomes de Oliviera sebagai arsitek baru Laskar Sape Kerrab, karena diyakini bisa mengangkat performa tim menjadi lebih baik. Gomes bukan sosok asing bagi Madura United, mengingat arsitek asal Brasil itu pernah menangani tim ini selama dua musim sebelum akhirnya dipecat menjelang Liga 1 2018 digulirkan menyusul hasil buruk di pramusim. Winger Bayu Gatra mengatakan, Gomes telah memahami karakter penggawa Madura United. Sebaliknya, pemain juga mengetahui apa yang diinginkan sang pelatih, sehingga tak membutuhkan waktu lama untuk saling mengenal.

Read More

Luis Milla Sebut Krisis Striker Muda Indonesia Berawal Dari Liga

Milla mengakui Indonesia punya banyak striker muda tapi kurang menit bermain di kompetisi. Pelatih tim nasional (timnas) Indonesia U-23, Luis Milla Aspas, mengakui bahwa Indonesia saat ini sedang mengalami krisis striker. Bagaimana tidak, dari banyak striker yang dicobanya untuk persiapan Asian Games 2018, masih belum bisa menghasilkan ketajaman di lini depan. Terakhir, Milla mencoba striker naturalisasi asal klub Sriwijaya FC, Alberto Goncalves. Namun pemain yang akrab disapa Beto itu masih belum bisa memberikan gol dalam tiga uji coba bersama timnas Indonesia U-23 ketika melawan Thailand U-23 (dua kali) dan Korea Selatan U-23. Selain itu, juga ada nama-nama seperti Ilija Spasojevic, Ilham Udin Armaiyn (yang sebelumnya berposisi sebagai penyerang sayap bukan striker murni), Gavin Kwan Adsit (dari bek sayap coba dijadikan striker), hingga Stefano Lilipaly yang posisi aslinya sebagai gelandang serang dijadikan ujung tombak saat melawan Korea Selatan U-23.

Read More

Tes Medis Tentukan Nasib Melvin Platje Di Bali United

Sementara Krkotic yang terancam dengan kehadiran Plathe ingin memperlihatkan kualitas dirinya di empat laga sisa. Manajemen Bali United menegaskan belum pasti mengontrak Melvin Platje untuk putaran kedua Liga 1 2018, karena pemain asal Belanda ini harus mengkuti tes medis terlebih dulu. Platje sudah hadir di Bali sejak kemarin. Pemain yang sebelumnya memperkuat klub Eerste Divisie Belanda, SC Telstar, ini disebut-sebut bakal menggantikan Milos Krkotic yang dianggap tidak memperlihatkan performa bagus. “Melvin Platje sudah berada di Bali untuk menjalani tes medis. Kami akan melihat dulu hasil tes medisnya sebelum memutuskan apakah dia direkrut atau tidak di putaran kedua nanti,” ujar CEO Yabes Tanuri dilansir laman resmi klub.

Read More

Gagal Total, Mohamed Salah Minta Maaf

Salah bertekad kembali mengantar Mesir ke Piala Dunia 2022 untuk berusaha meraih hasil yang lebih baik. Bintang tim nasional Mesir Mohamed Salah meminta maaf kepada fans setelah melihat negara mereka tersingkir dari Piala Dunia tanpa berhasil meraih poin. Dengan kekalahan pada dua laga perdana, laga menghadapi Arab Saudi sudah tidak lagi menentukan, tetapi The Pharaohs berupaya mendapatkan kemenangan perdana sepanjang sejarah partisipasi mereka di turnamen. Semua berjalan baik ketika Salah sukses membuat Mesir unggul terlebih dahulu, namun tim Elang Hijau berhasil bangkit dengan mencetak gol pembalik kedudukan di menit akhir, memaksa Mesir duduk di posisi juru kunci grup A.

Read More

Penalti Cristiano Ronaldo Tandai Rekor Titik Putih Terbanyak

Babak penyisihan grup belum rampung, sudah ada 19 penalti diberikan wasit. Terbanyak dibandingkan kampanye sebelumnya. Selalu ada cerita menarik di setiap gelaran Piala Dunia, termasuk turnamen yang tahun ini dihelat di Rusia. Kehadiran VAR tampaknya membawa perubahan tersendiri, dengan munculnya rekor penalti terbanyak sepanjang sejarah, padahal babak penyisihan grup saja belum sepenuhnya rampung. Pemberian penalti menjadi sorotan di putaran final Rusia sejauh ini, dengan total sudah 19 kali wasit menunjuk titik putih, terbanyak dibanding edisi sebelumnya. Mengingat hal ini baru terjadi di putaran pertama, bukan tidak mungkin deretan penalti lainnya akan diberikan di sisa turnamen.

Read More

Mateo Kovacic Masuk Radar Manchester United

United masih berusaha untuk memperkuat lini tengahnya, dengan mereka menjadikan Kovacic sebagai salah satu pemain yang dilirik. Manchester United tertarik untuk mendatangkan gelandang Real Madrid Mateo Kovacic, demikian diklaim Daily Mail. Menurut laporan media tersebut, United masih membuka diri untuk mencari gelandang baru dan pihaknya bakal melayangkan tawaran kepada Kovacic jika ada celah. Sebelum ini Kovacic telah menyatakan keinginannya untuk hengkang lantaran tidak senang dengan menit bermainnya di Santiago Bernabeu, itu setelah ia kalah bersaing dengan kompatriotnya di lini tengah seperti Luka Modric, Toni Kroos dan Casemiro.

Read More

Most Energized Player Iran vs Portugal: Pepe

Menghadapi Iran menjadi penampilan terbaik Pepe di lini belakang Portugal pada Piala Dunia 2018 sejauh ini. Portugal sukses menyegel tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2018 setelah bermain sama kuat dengan Iran pada laga pamungkas grup B di Mordovia Arena. Seleccao seharusnya bisa lolos sebagai juara grup seandainya gol pembuka yang sensasional dari Ricardo Quaresma bisa dilanjutkan pada babak kedua. Tapi, setelah turun minum, Cristiano Ronaldo gagal mengonversi penalti menjadi gol dan Iran mendapatkan hadiah penalti pada menit akhir yang bisa dimaksimalkan untuk memaksa skor menjadi imbang.

window.ads.push({“placementName”:”bettingwidget”,”sizes”:{“default”:[],”320″:[“300×250″,”300×600″],”980″:[]},”uuid”:”ad-5b320430dfb9e”,”slotName”:”/67970281/DISPLAY_OWNED_GBL/goalcom_responsive/news_articles/bettingwidget”,”name”:”ad-betting-widget”,”useLazyLoad”:false}) Bagaimanapun juga, sepanjang 90 menit, Iran tidak mampu banyak mendapatkan peluang meski bermain terbuka, dan salah satu faktor utamanya adalah ketangguhan Pepe di lini belakang. Pepe bekerja keras di lini belakang dan membuat kiper Rui Patricio hanya menerima tujuh tembakan dari Iran (termasuk diblok). Itu merupakan catatan terendah apabila dibandingkan dengan menghadapi Spanyol (13) dan Maroko (15) pada dua laga sebelumnya. Pemain Besiktas tersebut melakukan intersep dua kali, tekel dua kali dan lima sapuan untuk melindungi pertahanan timnya. Selain itu, Ia juga menang dalam 12 kali duel dengan penyerang-penyerang lawan. Performa apik Pepe – bersama Jose Fonte – sebagai karang di jantung pertahanan diharapkan terus bertahan, terutama di babak 16 besar nanti ketika bertemu Uruguay yang dimotori oleh Luis Suarez dan Edinson Cavani.

Read More